Sabtu, 18 Januari 2014

Pemanfaatan Benda-benda daur ulang akhir-akhir ini makin marak dilakukan, hal ini merupakan upaya masyarakat dalam menyelamatkan Bumi beserta lingkungannya....sampai-sampai para guru juga mewajibkan muridnya membuat Prakarya berbahan DAUR ULANG. Kesadaran semua orang untuk tidak membuang barang bekas yang masih bisa di daur ulang sangatlah diperlukan, terutama untuk Ibu-ibu rumah tangga. Mengumpulkan barang-barang bekas  berbahan plastik seperti kantong bekas bungkus sabun cuci, pengharum baju, sabun mandi, botol minuman atau kardus - kardus juga kertas koran, semua usaha itu akan memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi penyelamatan Lingkungan Bumi kita tercinta ini.
Salah satu anggota Pinkroses, NOVI sering di minta untuk mengajar membuat prakarya berbahan daur ulang seperti yang terlihat pada foto dibawah ini :
Prakarya ini berbahan daur ulang kertas koran dan kemasan gelas & botol air mineral tetapi hiasan hewan-2 dan pohon-2nya masih berbahan plastik, maka hal itu masih dapat kritik dari guru di beberapa sekolah dan harus diganti dengan bahan kertas Krep atau Kain perca untuk hiasan kecil-2 nya.
Ternyata sampai seperti itu pemikiran pemerhati Keselamatan Lingkungan dalam upayanya. Bahkan tetangga saya yang suaminya bekerja di Kementrian Lingkungan Hidup tidak membolehkan ada bunga plastik di rumahnya jadi di ganti dengan bunga hidup...Amazing. Itulah Komitmen ....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar